Pabrikan mobil konvensional sudah mulai agresif berinvestasi pada kendaraan listrik

Bisnis kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) akan semakin  kompetitif, hal ini karena produsen mobil konvensional yang memproduksi kendaraan ICE (Internal Combustion Engine) sudah  mulai menunjukkan keseriusan berinvestasi di bisnis kendaraan listrik.

Reuters mengutip “ bahwa sebelumnya investasi dalam kendaraan listrik hanya setetes air di lautan, dan sekarang pembuat mobil konvensional bertujuan untuk mencapai pertumbuhan substansial pada tahun 2030.

Pada November  lalu, analisis Reuters menunjukkan   sampai dengan tahun 2030, pembuat mobil global berencana untuk menganggarkan  lebih dari US$500 miliar untuk kendaraan listrik dan baterai. Ini merupakan peningkatan US$ 200 miliar  dari tiga tahun lalu.

Baca Juga : Pemerintah menantang industri otomotif untuk memproduksi mobil listrik pada Tahun depan.

Berikut rencana beberapa produsen mobil konvensional global dalam bisnis kendaraan listrik.

  1. Toyota

Toyota Motor Corporation telah berjanji untuk meningkatkan investasinya dalam kendaraan listrik sebesar 8 triliun yen, atau sekitar US$ 70 miliar dolar AS, sampai dengan tahun 2030. Setengah dari nilai investasi akan digunakan untuk mengembangkan kendaraan listrik murni (BEV) atau kendaraan listrik berbasis baterai penuh

Dari anggaran investasi tersebut, 2 triliun yen akan digunakan untuk produksi baterai, di mana US$ 1,29 miliar  akan digunakan untuk membangun pabrik baterai baru di California, yang akan dioperasikan pada 2025.

Minggu ini, Toyota mengumumkan rencana untuk membangun pabrik baterai mobil listrik senilai $1,29 miliar di North Carolina dengan target produksi sekitar 200.000 baterai lithium-ion di pabrik untuk armada kendaraan listrik hibrida dan plug-in mulai tahun 2025.

  1. Nissan

Sebagai bagian dari rencana “Ambisi 2030”, Nissan juga berencana menginvestasikan USD 17,6 miliar pada armada kendaraan listriknya. Perusahaan memprediksi pada tahun 2030, kendaraan listrik akan mencapai setengah dari penjualannya dengan meluncurkan berbagai model baru untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumen.

Baca Juga : Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi produsen mobil listrik dunia

Target Nissan adalah agar 75% kendaraan listrik dan hibridanya terjual di Eropa, 55% di Jepang, dan 40% di Amerika Serikat dan China pada akhir dekade ini.

Nissan berharap untuk meluncurkan armada baterai solid-state pada tahun 2028 dan membuka pabrik percontohan di Yokohama pada tahun 2024.

  1. Volkswagen

Volkswagen juga baru-baru ini mengumumkan rencana transformasi kendaraan listrik baru senilai $100 miliar, dengan tujuan menyumbang seperempat dari semua penjualan kendaraan listrik pada akhir 2026.

Volkswagen mengumumkan rencana Project Infinity EV-nya awal tahun ini, yang merupakan mobil listrik dengan fungsi mengemudi otonom dan diharapkan akan diluncurkan pada 2026. Mobil ini akan memberikan lebih banyak ruang interior karena perusahaan berfokus pada perubahan desain interior kendaraan konvensional .

source

Related Posts

Tesla Sukses Jual 936.000 Mobil Listrik Tahun 2021

AMERIKA SERIKAT - Tesla berhasil membuktikan diri sebagai perusahaan antikrisis karena berhasil menjual sebanyak 936.000 mobil listrik tahun lalu. Penjualan itu meningkat 87%  dibandingkan penjualan tahun 2020. Dilaporkan CNN, penjualan perusahaan yang dipimpin Elon...

read more

Support

Hotline 24/7
Call and WhatsApp
+62 821 14000 833

Email: 

talktous@evcuzz.com